Friday, February 18, 2011

MENGETAHUI POTENSI TIM

Seperti yang sudah kita pahami bersama, bahwasanya setiap individu dilahirkan dengan ciri khasnya masing-masing, bahkan ciri ini tidak bisa disamakan di tingkatan universitas. Maka sangatlah penting untuk project manager bisa mengetahui potensi apakah yang dimiliki oleh tiap-tiap individu di dalam tim kerja.

Seorang team player, jago negosiasi, pintar dalam komunikasi, berpotensi untuk jadi seorang marketing atau business user dan procurement. Seorang analitik, cenderung pasif, akan lebih sesuai jika dia menjadi seorang spesialis teknis. Seorang yang datang dengan penuh ide dan inovasi akan lebih baik jika dikembangkan menjadi product development, planning atau arsitektur sistem. Jika hanya pintar dalam urusan dokumen, seharusnya dia masuk dalam hal-hal yang berurusan dengan administrasi atau finance.

Semua potensi ini harus kita ketahui manakala menghandle suatu project. Seorang project manager tidaklah harus jago dalam detail teknis project yg dipegangnya. Seorang project manager berkewajiban untuk menyeimbangkan time plan dengan availability resource dan budget. Dikarenakan scope kerjanya lebih luas, maka wajib baginya didampingi oleh seorang staf ahli terkait dengan sisi teknis maupun bisnis project tersebut untuk meminta pertimbangan mereka jika diperlukan.

Seorang project manager ditugaskan untuk bertugas se-efesien mungkin dengan estimasi budget, resource dan jumlah project. Satu project manager harus bisa menangani lebih dari satu project dalam satu waktu. Seorang project manager harus cukup smart dan jeli untuk melihat potensi anak buahnya masing-masing untuk terlibat dalam satu project. Sehingga semua project yang dia pegang bisa seluruhnya teratasi dan terdeliver on time, on budget dan on scope.

No comments: